Sakramen Perkawinan
Perayaan Ekaristi Hari Minggu Sabtu: 18.00; Minggu: 06.30, 08.30, 17.00
Perayaan Ekaristi Harian Senin - Sabtu: 05.30

Halangan Tahbisan Suci (kan. 1087)

Melalui tahbisan suci beberapa orang beriman memperoleh status kanonik yang khusus, yakni status klerikal, yang menjadikan mereka pelayan-pelayan rohani dalam Gereja. Kan. 1087 menetapkan: “Adalah tidak sah perkawinan yang dicoba dilangsungkan oleh mereka yang telah menerima tahbisan suci”.

Jadi tahbisan suci diakonat, imamat, dan episkopat dapat menggagalkan perkawinan. Bisa dimintakan dispensasi dari Takhta Suci berupa laikalisasi (proses menjadikan seorang tertahbis menjadi awam kembali) dan dispensasi dari selibat.