Hagiografi
Perayaan Ekaristi Hari Minggu Sabtu: 18.00; Minggu: 06.30, 08.30, 17.00
Perayaan Ekaristi Harian Senin - Sabtu: 05.30

Bacaan Kitab Suci:

Yes 66:10-14b | Mzm 131:1.2.3 | Mat 18:1-5

Dunia tak akan mengenal dan menghormati Santa Teresia dari Kanak-Kanak Yesus kalau catatan hariannya tidak dipublikasikan. Di dalam catatan harian itu, Teresia yang masih sangat muda ini menuliskan pergolakan batinnya, ketakutan, kecemasan, ketidakpastian dalam iman, keragu-raguan, kecintaan, kebahagiaan dan sebagainya. Ia menyebut pengalaman imannya itu sebagai 'berada dalam lorong gelap'. Namun yang membuat dia mampu mengatasi semua ini dan bertahan sampai akhir hayat ialah prinsip yang dipegangnya. "Percayakanlah dirimu pada perlindungan Tuhan tanpa ragu dan syarat apapun, seperti seorang anak kecil percaya sepenuhnya pada ibunya." Dengan tekad seperti ini, tak mengherankan kalau Teresia betul-betul bertumbuh menjadi mawar indah di ladang Tuhan, menjadi inspirasi bagi banyak orang.

 

Tuhan menggunakan Teresia kecil untuk mengingatkan dunia tentang kebesaran dan keagunganNya. Di dalam kesahajaan manusia, Tuhan menyatakan kuasaNya. Maka ia menuntut manusia bersikap serupa kepada sesamanya karena Ia yang mahaagung itu pun ternyata sangat menghargai kehinaan manusia. Firman Tuhan di atas menjadi contoh yang bagus. "Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam namaKu, ia menyambut Aku." kata Yesus.

Sesungguhnya orang tak perlu mencari cara-cara yang luar biasa untuk menghormati Tuhan. Tuhan sendiri telah menunjukkan caranya, yakni menghargai dan memperlakukan sesama sebagai pribadi yang bermartabat. Melalui perhatian dan pelayanan kepada sesama, kita mengagungkan dan melayani pribadi Tuhan.

1. Sejauh mana Anda mau menghormati dan melayani orang kecil?

2. Apakah Anda sungguh menghargai sesama manusia? Apa bentuknya?

Disalin dari buku Berjalan Bersama SANG SABDA, Refleksi Harian Kitab Suci 2011 - Provinsi SVD Jawa

*Pemakai buku ini diperkenankan untuk mengutip teks dengan menyertakan catatan sumber*