Sejarah
11 Januari 1984   Pembentukan kerangka panitia
     
23 Januari 1984   Peresmian panitia
     
26 Januari 1984   Surat Persetujuan Walikotamadya diperoleh, dengan nomor 4522/06/4.22/1984
     
Pebruari 1984   Penunjukkan lokasi sementara
     
Maret 1984   Gambar gedung gereja dibuat 2 alternatif, dilengkapi dengan konsep dasarnya
     
Nopember 1984   Penunjukkan lokasi secara definitif
     
6 April 1985   Surat ketentuan sempadan dan syarat-syarat zoning diperoleh dari dinas perencanaan dan tata kota, dengan nomor 452.2/39/411.54/85
     
6 Oktober 1985   Peletakkan batu pertama oleh Mgr. A.J. Dibyokarjono - Uskup Surabaya
     
27 Nopember 1985   Surat keputusan tentang ijin bangunan diperoleh dari Pemda Kotamadya Daerah Tingkat II Surabaya, dengan nomor: 188.45/357-73/411.56/85
     
24 Desember 1986   Meskipun proses pembangunan belum selesai, telah dipergunakan untuk Misa Malam Natal
     
21 Juni 1990   Gua Maria Harapan Pelindung Orang Berdosa diberkati oleh Mgr. A.J. Dibyokarjono pada Lustrum I
     
3 Mei 1992   Upacara peletakkan batu pertama Pastoran dan Wisma UNIO oleh Mgr. A.J. Dibyokarjono. Dalam perjalanan waktu, Pastoran St. Aloysius Gonzaga berpindah tiga kali dengan kontrak rumah. Pertama di Jl. Sukomanunggal Jaya III/6. Kedua di Jl. Satelit Indah I/IN-22 (sampai awal 1993). Ketiga sampai sekarang menempati pastoran dan Wisma UNIO yang terletak di Jl. Satelit Indah I/IN 17-18, Surabaya
     
6 Januari 1993   Pastoran dan Wisma UNIO diresmikan oleh Mgr. A.J. Dibyokarjono
     
25 Desember 1995   Stasi St. Stefanus - Tandes, resmi menjadi paroki sendiri. Paroki Santo Stefanus adalah 'anak' pertama dari paroki St. Aloysius Gonzaga
     
19 Oktober 1996   Pengajuan IMB untuk mendirikan Balai Paroki
     
19 Nopember 1996   Mendapat persetujuan dari Pemerintah, dengan nomor IMB: 188/2934.94/402.5.09/1996 dan dimulailah pembangunan Gedung Balai Paroki - penanaman tiang pancang pertama oleh Mgr. A.J. Dibyokarjono
     
4 Juli 1999   Gedung Balai Paroki diresmikan oleh Mgr. Johanes Hadiwikarta
     
4 Juli 1999   Poliklinik "Sinar Kasih" diresmikan oleh Mgr. Johanes Hadiwikarta, adapun nama "Sinar Kasih" dipilih oleh Rm. Alexius Kurdo Irianto selaku pastor kepala paroki saat itu.
     
22 Mei 2006   BGKP mendapat ijin kuasa membeli dari Administrator Keuskupan Surabaya, Romo Julius Haryanto, CM. Dengan nomor BB/G.113/V/2006, BGKP membeli sebuah rumah yang bersebelahan dengan pastoran (Wisma UNIO), jalan Satelit Indah I/IN 16
     
25 Juli 2006   Stasi St. Yakobus - Citra Raya resmi menjadi paroki sendiri. Paroki St. Yakobus adalah 'anak' kedua dari Paroki St. Aloysius Gonzaga
     
2009 - 2010
(selesai Paskah)
  Renovasi gedung gereja
     
2011
(selesai 16 April)
  Renovasi Balai Paroki lantai bawah menjadi ruang-ruang dengan pintu lipat. Nama tiap ruang diberi nama Santo Pelindung dari masing-masing Romo Kepala Paroki yang pernah berkarya di Algonz, seperti ruang Fansiskus Xaverius, Albertus, Alexius, Yustinus, Yoseph dan Vincentius (Ruang 10)