Sharing

St. Gerard MajellaSurabaya, 12 Januari 2014

Kira-kira satu setengah tahun yang lalu, ketika kami sedang mengikuti doa lingkungan, dari sharing saudara-saudara yang hadir saya mengetahui bahwa ada 3 keluarga yang sedang mengharapkan kehadiran bayi. Ditambah dengan staf perempuan yang membantu saya sehari-hari total menjadi 4 bayi.

Malam itu, saya mendoakan mereka pada saat doa umat. Mohon agar ibu yang mengandung bayi-bayi itu diberi kesehatan dan kekuatan serta kelancaran pada saat melahirkan nanti.

Beberapa hari kemudian ketika berkunjung ke kantor teman, saya mampir di gereja Hati Kudus Yesus atau yang biasa disebut dengan Katedral. Seperti biasa, saya melihat-lihat medali dan buku rohani di sana. Ada sekotak medali yang begitu menarik perhatian saya, lalu saya minta ijin kepada penjaga kios untuk melihatnya. Di medali tersebut tertulis St. Gerard, karena tidak terlalu mahal harganya maka saya memutuskan untuk membelinya.

Sepulang dari sana, saya minta tolong anak saya untuk browsing di internet mencari tahu tentang orang kudus tersebut. Ternyata itu adalah medali St. Gerard Majella. Dari artikel yang ditemukan putra saya itu, diketahui bahwa orang kudus ini adalah pelindung janin dan pro-life. Seketika itu juga ingatan saya kembali ke bayi-bayi yang sedang dikandung dan telah saya doakan itu.

Peristiwa ini meneguhkan saya bahwa berdoa melalui perantaraan para kudus itu sungguh merupakan pengalaman yang nyata. Mari kita sebagai umat Katolik tidak ragu lagi berdoa dengan perantaraan para kudus di surga. Amin.