Renungan Harian

1Yoh. 2:12-17 | Mzm. 96:7-8a,8b-9,10 | Luk. 2:36-40

Ketika kanak-kanak Yesus dipersembahkan di Bait Allah, ada di Yerusalem seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Namanya Hana. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah menikah, ia hidup tujuh tahun bersama suaminya, dan sekarang ia sudah janda, berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah, dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. Pada hari kanak-kanak Yesus dipersembahkan di Bait Allah, Hana pun datang ke Bait Allah dan mengucap syukur kepada Allah, serta berbicara tentang kanak Yesus kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem. Setelah menyelesaikan semua yang harus dilakukan menurut hukum Tuhan, kembalilah Maria dan Yusuf beserta Kanak Yesus ke kota kediaman mereka, yaitu kota Nazaret di Galilea. Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.

---ooOoo---

"Anak itu BERTAMBAH BESAR dan MENJADI KUAT, penuh HIKMAT dan KASIH KARUNIA Allah ada padaNya." (Luk 2:36-40) Keluarga kudus Nazaret menjadi TEMPAT PENDIDIKAN NILAI-NILAI KEHIDUPAN dengan FOKUS pada hikmat dan kasih karunia Allah. BELAJAR: BERSYUKUR (meski tidak cukup), TAAT (meski susah), MENGERTI (meski tidak sehati), SABAR meski disakiti, SETIA (meski tergoda), MENGAMPUNI (meski terluka). MARI BELAJAR BERSAMA YESUS! [Salam dan doa, Han CM.]