Renungan Harian

Mal. 3:1-4;4:5-6 | Mzm. 25:4bc-5ab,8-9,10,14 | Luk. 1:57-66

Genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika para tetangga serta sanak saudaranya mendengar bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepada Elisabet, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia. Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu, dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya. Tetapi Elisabet, ibunya, berkata, "Jangan, ia harus dinamai Yohanes!" Kata mereka kepadanya, "Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian."

Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anak itu. Zakharia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: Namanya adalah Yohanes. Dan mereka pun heran semuanya.

Seketika itu juga terbukalah mulut Zakharia, dan terlepaslah ikatan lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah. Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea. Semua orang yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata, "Menjadi apakah anak ini nanti?" Sebab tangan Tuhan menyertai dia.

---ooOoo---

Yohanes Pembaptis adalah PERINTIS JALAN bagi Tuhan yang dengan KUASA ELIA MENYERUKAN PERTOBATAN, PEMURNIAN (Mal 3:1-4;4:5-6). Pengandungan dan kelahirannya DIPENUHI DENGAN TANDA-TANDA HERAN. Tangan Tuhan menyertai dia (Luk 1:57-66). Nama YOHANES berarti HADIAH yang TERINDAH. Apakah kita sudah MENANGGAPI SERUANNYA dengan MEMBERSIHKAN HATI, PIKIRAN, JIWA kita melalui SAKRAMEN TOBAT sebagai HADIAH bagi BAYI YESUS? [Salam dan doa, Han CM.]

Mari Kita Dukung

eKatolik
Alkitab, Kalender Liturgi, Kumpulan Doa, Daily Fresh Juice, Renungan Bahasa Kasih, Jadwal Misa, dll...

Aplikasi Vikep Surabaya Barat (iOS)
Warta Paroki Sekevikepan Surabaya Barat