Renungan Harian

Keb. 6:1-11 | Mzm. 82:3-4,6-7 | Luk. 17:11-19

Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem, Yesus menyusur perkotaan Samaria dan Galilea. Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh dan berteriak, "Yesus, Guru, kasihanilah kami!" Yesus lalu memandang mereka dan berkata, "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam." Dan sementara dalam perjalanan mereka menjadi tahir.

Seorang di antara mereka, ketika melihat bahwa dirinya telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu seorang Samaria.

Lalu Yesus berkata, "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang tadi? Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain orang asing ini?"

Lalu Ia berkata kepada orang itu, "Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan dikau."

---ooOoo---

KEKUASAAN adalah KARUNIA ALLAH. PEMIMPIN adalah ABDI ALLAH. Maka Allah MENUNTUT pemimpin agar MELAKSANAKAN HUKUM, BIJAKSANA, BERLAKU menurut KEHENDAK ALLAH,  MENGUTAMAKAN  KESEJAHTERAAN RAKYAT, bukan kelompok sendiri, MAU DIDIDIK ALLAH. Dia akan BERSIKAP KERAS kepada para pemimpin yg tidak berlaku benar (Keb 6:1-11). Pemimpin juga HARUS TAHU BERSYUKUR ATAS KARUNIANYA (Luk 17:11-19).

[Salam dan doa, Han CM.]

Mari Kita Dukung

Aplikasi Vikep Surabaya Barat (iOS)
Warta Paroki Sekevikepan Surabaya Barat

eKatolik
Alkitab, Kalender Liturgi, Kumpulan Doa, Daily Fresh Juice, Renungan Bahasa Kasih, Jadwal Misa, dll...