Renungan Harian

Rom 8:12-17 | Mzm 68:2.4.6-7ab.20-21 | Luk 13:10-17

Pada suatu hari Sabat Yesus mengajar dalam salah satu rumah ibadat. Di situ ada seorang wanita yang telah delapan belas tahun dirasuk roh. Ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.

Ketika Yesus melihat wanita itu, dipanggil-Nyalah dia. Lalu Yesus berkata, "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh." Kemudian wanita itu ditumpangi-Nya tangan, dan seketika itu juga ia berdiri tegak dan memuliakan Allah.

Tetapi kepala rumah ibadat itu gusar karena Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat. Lalu ia berkata kepada orang banyak, "Ada enam hari untuk bekerja. Karena itu datanglah pada salah satu hari itu untuk disembuhkan dan jangan pada hari Sabat."

Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya, "Hai orang-orang munafik, bukankah kalian semua melepaskan lembu dan keledaimu pada hari Sabat dan membawanya ke tempat minum? Nah, wanita ini sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis. Bukankah dia harus dilepaskan dari ikatannya itu karena dia keturunan Abraham?"

Waktu Yesus berkata demikian, semua lawan-Nya merasa malu, sedangkan orang banyak bersukacita karena segala perkara mulia yang telah dilakukan-Nya.

---ooOoo---

Melalui BAPTIS, Allah MEMBERIKAN ROHNYA, MENJADIKAN KITA ANAK-ANAK-NYA, dan membuat kita SELALU RINDU untuk MENYEMBAH dan DEKAT pada-Nya (Rom 8: 12-17). ROH inilah yang MENGGERAKKAN wanita itu datang kepada Yesus. ROH itu juga yang MEMPIN Yesus MENGUTAMAKAN BELASKASIHAN ALLAH untuk KESEJAHTERAAN ibu yg menderita itu DARIPADA peraturan Sabat (Luk 13: 10-17). Mari kita TANGGAP dan MENGIKUTI DORONGAN ROH untuk BERBELASKASIH kepada mereka yang menderita! [Salam dan doa, Han CM.]

Mari Kita Dukung

eKatolik
Alkitab, Kalender Liturgi, Kumpulan Doa, Daily Fresh Juice, Renungan Bahasa Kasih, Jadwal Misa, dll...

Aplikasi Vikep Surabaya Barat (Android)
Warta Paroki Sekevikepan Surabaya Barat