Sakramen Perkawinan

Upacara perkawinan apabila dilaksanakan di rumah, dapat dibuat dengan pertimbangan pastoral khusus. Hendaknya diperhatikan agar “jangan sampai karena ini timbul perbedaan antara orang kaya dan orang miskin”.

Bila para hadirin sebagian besar orang Katolik bisa dipakai upacara perkawinan dalam Ekaristi. Bila sebagian besarnya orang bukan Katolik bisa dipakai upacara perkawinan di luar Ekaristi.

Upacara-upacara adat setempat dapat dimasukkan kalau tidak menyimpang dari ajaran injil. Untuk itu perlu penelitian dan kerja sama antara para pendukung adat, antropolog, pastor. Bagi umat perlu diberikan penjelasan yang memadai.