Sakramen Ekaristi

 

Embolisme adalah kata bentukan dari bahasa Yunani yang berarti sisipan. Doa embolisme ini disebut doa sisipan karena melanjutkan dan mengembangkan isi doa permohonan yang terakhir dari doa Bapa Kami, yakni: “…bebaskanlah kami dari yang jahat.” Dengan demikian, doa ini disisipkan atau ditambahkan pada doa Bapa Kami supaya isi permohonan mengenai pembebasan dari kuasa jahat lebih diuraikan dan dikembangkan. Permohonan akan pembebasan dari yang jahat itu dihubungkan dengan permohonan damai dan perlindungan dari berbagai cobaan dan gangguan. Seluruh doa embolisme ini diucapkan atau dinyanyikan oleh imam.

Embolisme ini diakhiri dengan seruan yang berciri eskatologis: “Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.” Seruan yang terakhir ini diucapkan atau dinyanyikan oleh jemaat. Seruan ini sungguh-sungguh doa asli orang Kristen sejak kuno. Rumusan ini pengembangan dari teks 1 Taw 29:11 dan sudah diketemukan pada tulisan Didakhe atau Ajaran Dua Belas Rasul yang ditulis pada akhir abad pertama. Seruan itu menyatakan keyakinan iman yang kuat bahwa Kerajaan Allah akhirnya akan menang.