Pewarta Sabda dalam Perayaan Liturgi

Pewarta Sabda Allah perlu bersyukur karena telah mengemban tugas mulia dan luhur. Setelah bertugas, dengan penuh kerendahan hati, pewarta Sabda Allah sebaiknya membuat evaluasi terhadap tugas hari itu, jika memungkinkan mereka bisa meminta pendapat dari umat yang hadir dalam Misa tersebut. Para pewarta Sabda Allah juga perlu mempersiapkan untuk tugas selanjutnya.

Sumber: Katekese Liturgi 2016 - Keuskupan Surabaya