Pewarta Sabda dalam Perayaan Liturgi

PUMR no. 61 menegaskan bahwa sesudah Bacaan Pertama menyusul Mazmur Tanggapan, umat memberikan jawaban yang bagus secara bersama-sama berdasarkan mazmur. Pada dasarnya, mazmur mengandung begitu banyak harapan, iman, rasa kagum, syukur, pujian dan tobat, yang sesungguhnya cocok sekali untuk mengungkapkan cita rasa dan isi hati. Selain sebagai tanggapan, Mazmur Tanggapan juga berfungsi sebagai pewartaan kabar gembira, yang nantinya memuncak dalam Injil (dalam diri Yesus Kristus). Maka ada yang menyatakan bahwa Mazmur Tanggapan layaknya dipandang sebagai bacaan ke-4 dalam Perayaan Ekaristi hari Minggu dan Hari Raya.

Sumber: Katekese Liturgi 2016 - Keuskupan Surabaya