Misdinar dalam Perayaan Liturgi

Ketika misdinar harus berlalu-lalang di depan Altar, mereka hendaknya menundukkan kepala sebagai tandai hormat kepada Altar dan Tabernakel, tapi tidak perlu berlutut. Akan tetapi, hendaknya tata gerak misdinar diatur sedemikian rupa sehingga meminimaslisir lalu-lalang di depan Altar, agar tidak mengganggu fokus umat pada misteri yang sedang dirayakan.

Sumber: Katekese Liturgi 2016 - Keuskupan Surabaya