Misdinar dalam Perayaan Liturgi

Yang berada di panti imam ketika Doa Syukur Agung adalah para pelayan tertahbis (uskup, imam, diakon). Para pelayan yang tidak tertahbis sebaiknya mengambil tempat di luar panti imam untnuk menggarisbawahi perbedaan fungsi dan peran masing-masing. Dengan demikian, posisi misdinar saat Doa Syukur Agung yang paling tepat ialah di bawah panti imam. Akan tetapi, jika panti imam sangat luas dan jarak antara Altar dengan tangga menuju panti imam sangat jauh, maka misdinar pembawa pedupaan diizinkan berlutut di depan altar untuk mendupai Sakramen Mahakudus ketika diunjukkan.

Sumber: Katekese Liturgi 2016 - Keuskupan Surabaya