Lain-Lain

Oleh: Fr. Ed Broom, OMV

Sakramen Tobat1. TINGKATKAN DISPOSISI BATIN SEBELUM MENERIMA SAKRAMEN TOBAT
Umat Katolik memiliki dua Sakramen di mana kita berhubungan langsung dengan Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Sakramen Tobat dan Sakramen Ekaristi. Dalam keduanya, kita hendaknya meningkatkan kesungguhan dan disposisi batin untuk menerima Tuhan Yesus. Janganlah meremehkan kedua Sakramen ini. Ingatlah bahwa besarnya rahmat yang akan kita terima berbanding lurus dengan disposisi batin kita saat menerimanya. Mengakulah seolah ini adalah pengakuan dosamu yang pertama, terakhir, dan satu-satunya pengakuan dosa yang boleh engkau terima!

2. BERDOA SEBELUM MENGAKU DOSA
Salah satu sumber rahmat berlimpah adalah Persekutuan Para Kudus. Sangatlah baik, bila sebelum pergi ke Pengakuan Dosa, kita berdoa kepada para Santo Pengaku Iman, seperti St. Yohanes Maria Vianney, St. Yohanes Bosko, St. Padre Pio, St. Alfonsus Liguori, dan St. Ignatius Loyola. Berdoalah kepada mereka agar Anda dapat mengakukan dosa dengan baik, dan setiap pengakuan yang Anda buat lebih baik dari pengakuan yang sebelumnya.

3. PERSIAPKAN MALAM SEBELUMNYA
Simpanlah buklet Pemeriksaan Batin yang bagus. Carilah tempat yang tenang dan hening untuk memeriksa batin. Gunakan gambar Salib Yesus atau Hati Kudus Yesus untuk mendapatkan gambaran nyata tentang penderitaan dan iman. Tulislah dosa-dosa Anda agar Anda tidak lupa saat berada di ruang pengakuan. Jangan lupa mendoakan bapa pengakuan Anda kepada malaikat pelindungnya, sebelum mengaku dosa.

4. PENGENALAN DIRI
Pengakuan dosa yang baik membutuhkan penyesalan dan kehendak yang kuat untuk pertobatan. Kita perlu memutar ulang film kehidupan kita dan menyaksikan penyebab kita sering jatuh dalam dosa. Juga untuk menangkap hal-hal yang sering menyeret kita ke dalam dosa. Bisa jadi berupa seseorang yang merusak hidup rohani Anda, atau mungkin situasi yang terjadi terus menerus dalam pekerjaan atau keluarga. Atau kondisi keletihan fisik anda? Mungkinkah itu karena penyalahgunaan media elektronik yang kurang bijak? Anda akan melihat, dalam banyak kali, adanya suatu pola kuat yang membuat Anda tergelincir dan jatuh. Untuk itulah pemeriksaan batin yang dilakukan tiap hari akan menjadi alat yang sangat berguna untuk pengenalan diri sendiri dan menghindari kecenderungan berbuat dosa.

5. PERSIAPKAN AYAT KITAB SUCI
Gereja sangat merekomendasikan penggunaan Kitab Suci untuk persiapan diri yang lebih baik dalam menerima Sakramen Tobat. Dua ayat yang bisa dipakai: Luk 15 dan Mzm 15. Luk 15 menampilkan perumpamaan tentang Kasih Tuhan, dan yang terbesar adalah Perumpamaan tentang Anak yang Hilang. Mzm 51 adalah satu di antara “Tindakan Penyesalan” terindah yang pernah diciptakan, yaitu oleh Raja Daud setelah berzinah dengan Bathsheba dan membunuh seorang pria tak bersalah. Berdoa dengan Sabda Tuhan menambah kekuatan doa seseorang!

Sumber: Mercy and Confession: 10 Tips on How to Confess Well